Minggu, 28 September 2014
MODIFIKASI KAP MESIN DAN PIPA GAS BUANG UNTUK MENURUNKAN TINGKAT KEBISINGAN MESIN TEMPEL YAMAHA TYPE E40JMH
penulis :Krismanto, Y Dedi ( 4202100002 )
tahun :2009
Pada percobaan ini dilakukan suatu analisa yang intensitas pada mesin tempel YAMAHA TYPE E40JMH . Pengukuran kebisingan menggunakan alat pengukur yang konvensional yaitu Sound Level Meter dengan respon lambat. Pengukuran meliputi tingkat kebisingan yang terjadi antara sebelum dan sesudah diadakan modifikasi di kap mesin dan pipa gas buang yaitu knalpot. Untuk di kap mesin bagian dalam dilakukan peredaman dengan menggunakan bahan glasswooll. Sedangkan untuk pipa gas buang yaitu knalpot diadakan penambahan panjang pipa dan dilakukan perubahan desain. Pada pengukuran pada pagi hari besarnya kebisingan yang ditimbulkan mesin sebelum peredaman antara lain sebagai berikut 36,8 dBA sedangkan setelah peredaman adalah 16,7 dBA jadi dapat diambil nilai besarnya nilai peredamannya sebesar 20,1 dBA .Pada siang hari besarnya kebisingan yang ditimbulkan mesin sebelum peredaman adalah 38,5 dBA dan setelah peredaman adalah 20,9 dBA jadi dapat kita ketahui besarnya nilai peredaman kebisingan sebesar 17,6 dBA. Sedangkan pada malam hari, nilai peredamannya sebesar 16,6 dBA. Besarnya nilai peredaman pada siang hari ini juga dipengaruhi oleh temperatur yang tinggi maka akan menyebabkan kecepatan fluida (udara) semakin besar pula dan mendorong terjadinya mechanic impact yang semakin besar sehingga menimbulkan kebisingan yang tinggi pula pada pengukurannya.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar